Hubungan Posisi Duduk dengan Low Back Pain Pada Guru di SDIT Pendidikan Islam Al-Imaroh Tahun 2025

Authors

  • Sisca Pri Andini Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Bhakti Husada Cikarang Author
  • Intan Pebriyanti Nur Susilawati Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Bhakti Husada Cikarang Author

Keywords:

Low Back Pain, Posisi Duduk, Guru

Abstract

Latar belakang: Low back pain merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang paling sering dialami oleh pekerja maupun guru. Prevalensi low back pain secara global mencapai 60–70%, di Indonesia angka kejadian low back pain dilaporkan berkisar 18–23% pada orang dewasa. Sebagian besar guru setelah mengajar langsung melanjutkan kegiatan administrasi, seperti menyusun laporan belajar siswa dan berbagai laporan lainnya. Kegiatan ini umumnya dilakukan dalam posisi duduk, baik menggunakan komputer maupun tanpa komputer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi duduk dengan kejadian low back pain pada guru di SDIT Pendidikan Islam Al-Imaroh tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh guru di SDIT Pendidikan Islam Al-Imaroh sebanyak 48 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa data dilakukan dengan analisa univariat untuk melihat distribusi frekuensi, serta analisa bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian: sebanyak 24 orang (50,0%) masing masing memiliki posisi duduk ergonomis dan tidak ergonomis yang seimbang. Sedangkan sebanyak 26 orang (54,2%) mengalami low back pain kategori ringan. Hasil analisa bivariat diperoleh nilai p = 0,009 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan posisi duduk dengan kejadian low back pain pada guru. Saran: SDIT Al-Imaroh diharapkan lebih memperhatikan faktor ergonomi dengan memberikan sosialisasi tentang posisi duduk yang benar dan menyesuaikan fasilitas meja serta kursi agar sesuai dengan postur tubuh guru.

References

1. Syafitri MN, Rahmadani Y, Dwiseli F, Hairuddin. Identifikasi faktor penyebab keluhan low back pain pada penjahit di Rumah Jahit Akhwat Makassar. J Kesehat Akper Kesdam II Sriwij Palembang. 2023;12(3).

2. Latifah M, Citrawati M, Yusmaini H. Hubungan posisi duduk dan lama duduk dengan low back pain pada pekerja sektor industri: Tinjauan sistematis BT - Seminar Nasional Riset Kedokteran. 2022;17–29.

3. Almansour AH. Prevalence of low back pain and disability among secondary school teachers in the eastern province of the Kingdom of Saudi. Front Public Heal. 2024;12.

4. Devi DDM, Zamroni. Relationship of sitting position with the occurrence of low back pain. Med Students Muhammadiyah Univ Yogyakarta. 2023;3(1):429–39.

5. Tarwaka. Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press; 2020.

6. Bridger RS. Introduction to Ergonomics. Boca Raton: CRC Press; 2020.

7. Grandjean E. Fitting the Task to the Human. Boca Raton: CRC Press; 2021.

8. Kroemer KHE. Biomechanics of the musculoskeletal system. J Occup Rehabil. 2020;

9. Hoy D, Cross E, Schubert RM. The epidemiology and burden of low back pain in the global population. Lancet Rheumatol. 2022;

10. Suma’mur. Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto; 2021.

11. Andersson GBJ. Epidemiological features of chronic low-back pain. Lancet. 2020;(9178):581–5.

12. Tanjung JR, Hanarko FA, Haryono IR. Hubungan posisi dan durasi duduk terhadap nyeri punggung bawah pada pekerja kantor di Jakarta. Damianus J Med. 2023;22(1):61–8.

13. Noli FJ, Sumampouw OJ, Ratag BT. Usia, masa kerja dan keluhan nyeri punggung bawah pada buruh pabrik tahu. J Public Heal Community Med. 2021;2(1):15–21.

14. Maher C, Underwood M, Buchbinder R. Non-specific low back pain. Lancet. 2020;389(10070):736–47.

15. Chou R, Shekelle P. Will this patient develop persistent disabling low back pain. JAMA. 2020;303(13):1295–302.

Downloads

Published

2026-07-20