The Effect Of Walking On Sleep Quality Among The Elderly
Pengaruh Jalan Kaki Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia
Keywords:
Lansia, Jalan Kaki, Kualitas TidurAbstract
Latar Belakang: Lansia sering mengalami penurunan kualitas tidur akibat proses penuaan dan penurunan aktivitas fisik, yang berdampak negatif pada kesehatan fisik maupun psikologis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan jalan kaki terhadap kualitas tidur lansia di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment (non-equivalent control group design) ini melibatkan 30 responden lansia yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling, yang terbagi menjadi kelompok intervensi (15 responden) dan kelompok kontrol (15 responden). Variabel yang diteliti adalah intervensi jalan kaki dan kualitas tidur yang diukur menggunakan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan = 0,05. Hasil : Pada kelompok eksperimen di dapatkan hasil pre-test lansia yang mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 14 responden (93,3%) dan hasil pada post-test mengalami peningkatan kualitas tidur baik sebanyak 12 responden (80,0%). Sedangkan pada kelompok kontrol hasil pre-test lansia yang mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 11 responden (73,3%) hasil pada post-test mengalami peningkatan kualitas tidur baik sebanyak 12 responden (80,0%). Hasil uji statistik diperoleh (), menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara intervensi jalan kaki terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia. Kesimpulan : Penerapan aktivitas fisik berupa jalan kaki secara teratur berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Saran : Keluarga diharapkan memberikan dukungan informasi, membantu mengingatkan jadwal jalan kaki pagi, mendampingi penerapan sleep hygiene di rumah, serta memastikan lansia dapat mengikuti aktivitas fisik dengan aman.
References
Ashari, A., Kumaat, L. T., & Mulyadi, N. (2021). Gambaran Kualitas Tidur pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha. Jurnal Keperawatan, 9(1), 45-52.
Ering, R., Sondakh, R. C., & Ratag, B. T. (2024). Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 112-119.
Fitriani, N., Suwandi, S., & Rahmawati, I. (2023). Terapi Non-Farmakologis dalam Mengatasi Gangguan Pemenuhan Istirahat Tidur pada Lansia. Jurnal Keperawatan Komunitas, 8(3), 201-209.
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2019). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran (Edisi 13). Jakarta: Elsevier.
Handika, R., Putra, A. A., & Yulia, R. (2025). Aplikasi Functional Consequences Theory dalam Penanganan Sedentary Lifestyle pada Populasi Geriatri. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, 13(1), 78-86.
Hidayat, A. A. A. (2021). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (Edisi 5). Jakarta: Salemba Medika.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2021). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik (Edisi 9). Jakarta: EGC.
Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2018). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis (Edisi 5). Jakarta: Sagung Seto.
Sari, D. P., Wati, L., & Kurniawan, H. (2020). Demografi dan Distribusi Populasi Lanjut Usia di Indonesia. Jurnal Demografi Kesehatan, 6(2), 89-96.Stanley, M., & Beare, P. G. (2017). Buku Ajar Keperawatan Gerontik (Edisi 2). Jakarta: EGC.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
upriadi, S., Harahap, R., & Siregar, M. (2023). Efektivitas Aktivitas Fisik Jalan Kaki Pagi terhadap Kualitas Tidur dan Kebugaran Lansia. Jurnal Olahraga dan Kesehatan, 11(4), 310-318.
World Health Organization. (2022). Physical Activity and Older Adults: Global Recommendations on Physical Activity for Health. Geneva: World Health Organization.