The Relationship Between Self-Efficacy and Burnout Among Nurses in the Inpatient Ward of Bhakti Husada Cikarang Hospital.

Hubungan Efikasi Diri dengan Burnout Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang.

Authors

  • Dwi Putri Aulia Author
  • Sisca Pri Andini Author

Keywords:

Efikasi Diri, Burnout, Perawat Ruang Rawat Inap

Abstract

Latar belakang: Perawat ruang rawat inap memiliki tuntutan pekerjaan yang kompleks, meliputi pemberian asuhan keperawatan, pemantauan kondisi pasien, dokumentasi, koordinasi, dan tanggung jawab terhadap keselamatan pasien. Tuntutan pekerjaan yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan kelelahan fisik, emosional, dan mental yang berisiko menimbulkan burnout. Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi dan menyelesaikan tugas serta dapat membantu perawat menghadapi tuntutan pekerjaan. Tujuan: Mengetahui hubungan efikasi diri dengan burnout pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 40 perawat ruang rawat inap yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner efikasi diri dan burnout. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 22 responden (55,0%) memiliki efikasi diri tinggi. Sebanyak 19 responden (47,5%) mengalami burnout berat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p-value 0,017 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan burnout perawat. Kesimpulan: Semakin baik efikasi diri yang ada pada perawat maka semakin sedikit pula perawat yang terdapat burnout. Saran: Mempertahankan fleksibilitas dan keyakinan diri dengan terus aktif mengikuti pelatihan, workshop, atau sertifikasi klinis untuk memperbarui kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan prosedur medis yang kompleks.

References

Aldabbour, B., Dardas, L., Hamed, L., & Alagha, H. (2025). Emotional exhaustion, depersonalization, and personal accomplishment: Exploring burnout in healthcare workforce. Middle East Current Psychiatry, 32(1). https://doi.org/10.1186/s43045-025-00519-9

Alin, D., Adhani, R., Aflanie, I., & Herawati. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perawat di rumah sakit: Literature review. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 12(3).

Alzoubi, M. M., Al-Mugheed, K., Oweidat, I., Alrahbeni, T., Alnaeem, M. M., & Abdelaliem, S. M. F. (2024). Moderating role of relationships between workloads, job burnout, turnover intention, and healthcare quality among nurses. BMC Psychology, 12, 495.

Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal PILAR: Kajian Islam Kontemporer, 14(1), 15–31. https://doi.org/10.26618/whw41w62

Arfarulana, A., Sholehah, B., & Munir, Z. (2023). Kelelahan/burnout berhubungan dengan efikasi diri pada perawat intensive care unit. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i1.1257

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Dyan. (2020). [Lengkapi referensi sumber kuesioner sesuai KTI].

Getie, A., Ayenew, T., Amlak, B. T., Gedfew, M., Edmealem, A., & Kebede, W. M. (2025). Global prevalence and contributing factors of nurse burnout: An umbrella review of systematic review and meta-analysis. BMC Nursing, 24, 596.

Harlin, A. M., Fithria, & Nirmala, F. G. (2024). Hubungan shift kerja, beban kerja, dan status gizi dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RSUD dr. H.L.M. Baharuddin, M.Kes Raha tahun 2024. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 7(1).

Huang, L., Zhang, X., Wang, F., Zhang, S., Chang, X., Chu, Y., Wang, L., Jia, W., & Zhang, B. (2024). The relationship between reflective ability and professional identity: The mediating effect of self-directed learning and self-efficacy for junior clinical nurses. BMC Nursing, 23, 858.

Kaani, J. N., Larira, D. M., & Toar, J. M. (2023). Hubungan beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado. Mapalus Nursing Science Journal, 1(2), 53–58. https://doi.org/10.35790/mnsj.v1i2.49027

Lee, S. J., Park, J. Y., & Kim, S. H. (2024). Effects of stress on burnout among infection control nurses during the COVID-19 pandemic: The mediating effects of social support and self-efficacy. BMC Nursing, 23, 537.

Lestari, I. A. P. P., Manangkot, M. V., Krisnawati, K. M. S., & Kamayani, M. O. A. (2024). Hubungan efikasi diri dengan burnout pada perawat di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Umum Daerah Bangli. Community of Publishing in Nursing, 12(6), 649–655. https://doi.org/10.24843/coping.2024.v12.i06.p05

Naval, M., & Chusniyah, T. (2025). Scoping review: Faktor dan dampak efikasi diri pada tenaga kesehatan. Flourishing Journal, 5(1), 58–68. https://doi.org/10.17977/um070v5i12025p58-68

Putrialif, H., Chairani, A., Bahar, M., & Kristanti, M. (2024). Hubungan lingkungan kerja fisik terhadap stres kerja perawat Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(03).

Rahmah, S. M., & Houghty, G. S. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi burnout syndrome pada tenaga kesehatan di rumah sakit: A systematic review. Jurnal Ners, 10(1), 67–77. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51618

Suprihadi, & Nursalim, M. (2025). Self efficacy pada anak tunadaksa: Level, strength, generality. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.21036

World Health Organization. (2025). State of the world's nursing report 2025. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240110236

Zuniawati, D., & Pringgotomo, G. (2022). Pengaruh beban kerja terhadap burnout syndrome pada perawat unit rawat inap. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(3), 571–578.

Downloads

Published

2026-10-19