The Relationship Between Active Smoking Behavior And Hypertension Among Adults At The Internal Medicine Polyclinic Of Bhakti Husada Cikarang Hospital

Hubungan Perilaku Merokok Aktif Dengan Hipertensi Pada Dewasa Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang

Authors

  • Puji Lestari Author
  • Melti Suriya Author

Keywords:

Perilaku Merokok Aktif, Hipertensi, Dewasa

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu masalah kesehatan dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Perilaku merokok aktif merupakan salah satu perilaku yang dapat dimodifikasi dan berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan, meskipun hipertensi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lainnya.Tujuan: Mengetahui hubungan perilaku merokok aktif dengan hipertensi pada dewasa di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dewasa di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang sebanyak 246 orang selama periode Desember 2025–Februari 2026. Sampel penelitian berjumlah 68 responden. Pengumpulan data perilaku merokok menggunakan kuesioner Glover-Nilsson Smoking Behavioral Questionnaire (GN-SBQ), sedangkan data hipertensi diperoleh berdasarkan kategori derajat hipertensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat.. Hasil: Mayoritas responden memiliki perilaku merokok sedang dan berat, masing-masing sebanyak 26 responden (38%), sedangkan perokok ringan sebanyak 14 responden (21%) dan perokok sangat berat sebanyak 2 responden (3%). Mayoritas responden mengalami hipertensi ringan sebanyak 36 responden (53%), diikuti hipertensi sedang sebanyak 25 responden (37%) dan hipertensi berat sebanyak 7 responden (10%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,641 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok aktif dengan hipertensi pada dewasa di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok aktif dengan hipertensi pada dewasa di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang tetap memberikan edukasi kepada pasien mengenai pengendalian faktor risiko hipertensi secara menyeluruh, termasuk penerapan pola hidup sehat dan upaya mengurangi perilaku merokok.

References

Amelia, N., & Sutanto, H. (2022). Hubungan derajat perokok dengan kejadian hipertensi pada pekerja konstruksi PT. Takenaka Indonesia tahun 2020. Tarumanagara Medical Journal, 4(1), 163–170. https://doi.org/10.24912/tmj.v4i2.17741

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html

Efriandi, N., Lestari, R. M., & Prasida, D. W. (2023). Hubungan perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya tahun 2022. Jurnal Surya Medika, 9(1), 112–118. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i1.5157

Prang, M. F., W. P. J., K., & S. A. S., S. (2021). Hubungan antara kebiasaan merokok dengan hipertensi di Kota Tomohon. Jurnal KESMAS, 10(6), 117–123.

Tangki', F. A., Noor, N. N., & Yusnitasari, A. S. (2025). Determinan kejadian hipertensi primer pada pasien di Poliklinik Interna Rumah Sakit Universitas Hasanuddin tahun 2024. Hasanuddin Journal of Public Health, 6(1), 84–96. https://doi.org/10.30597/hjph.v6i1.36443

Downloads

Published

2026-10-17