The Relationship Between Father's Role And Self-Esteem Among Twelfth-Grade Adolescents At SMAN 2 Cikarang Barat In 2026
Hubungan Peran Ayah Dengan Self-Esteem Pada Remaja Kelas XII Di SMAN 2 Cikarang Barat Tahun 2026
Keywords:
Peran Ayah, Self-Esteem, Remaja kelas XIIAbstract
Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Berdasarkan Center for Reproductive Health (2025), sebanyak 34,9% remaja di Indonesia mengalami gejala masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir dan 5,5% mengalami gangguan mental terdiagnosis. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa remaja masih menghadapi berbagai permasalahan psikologis, termasuk yang berkaitan dengan self-esteem. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi self-esteem remaja adalah peran ayah melalui perhatian, dukungan emosional, komunikasi, dan keterlibatan dalam kehidupan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran ayah dengan self-esteem pada remaja kelas XII di SMAN 2 Cikarang Barat Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII SMAN 2 Cikarang Barat. Sampel penelitian berjumlah 146 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner peran ayah dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sebanyak 77 responden (52,7%) memiliki peran ayah dalam kategori baik dan 69 responden (47,3%) dalam kategori kurang baik. Sebanyak 75 responden (51,4%) memiliki self-esteem positif dan 71 responden (48,6%) memiliki self-esteem negatif. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value < 0,001. Terdapat hubungan yang signifikan antara peran ayah dengan self-esteem pada remaja kelas XII di SMAN 2 Cikarang Barat Tahun 2026 (p-value < 0,001). Remaja yang memiliki peran ayah baik lebih banyak memiliki self-esteem positif dibandingkan remaja yang memiliki peran ayah kurang baik. Oleh karena itu, ayah diharapkan meningkatkan keterlibatan, komunikasi, dan dukungan emosional kepada remaja guna membantu pembentukan self-esteem yang positif.
References
Center for Reproductive Health, U. of Q. & J. H. B. S. of P. H. (2022). Indonesia – National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Laporan Penelitian.
Desmita. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik. PT Remaja Rosdakarya.
Fauzana, K., & Pratama, M. (2023). Peran Keterlibatan Ayah terhadap Self-esteem pada Remaja Minang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 1459–1466.
Hidayat, A. A. A. (2017). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Media.
Hidayati, N., et al. (2021). Hubungan self-esteem dengan kesehatan mental remaja. Jurnal Keperawatan.
Isnaini, A., et al. (2021). Pengaruh keterlibatan ayah terhadap konsep diri remaja. Jurnal Psikologi Tabularasa.
Maya, M., Septiani, D., & Thahroni. (2018). Hubungan Keterlibatan Ayah dengan Harga Diri Remaja Wanita. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 1(1), 10–18.
Nabilla, S., Fitri, N. H., & Napitupulu, R. P. A. (2024). Self-esteem pada remaja. Jurnal Psikologi.
Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Putri, A.; Lestari, D. (2022). Hubungan self-esteem dengan kesehatan mental remaja. Jurnal Psikologi, 10(2), 123–130.
Risnawati, E., et al. (2021). Peran father involvement terhadap self-esteem remaja. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi.
Risnawati, E., Nuraqmarina, F., & Wardani, L. M. I. (2021). Peran Father Involvement terhadap Self Esteem Remaja. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 143–152.
Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press.
Saenab, B. S., Hayati, S., & N. (2024). Pengaruh father involvement terhadap self esteem pada remaja akhir. Jurnal Psikologi Karakter.
Saenab, B. S., Hayati, S., & N. (2024). Pengaruh father involvement terhadap self esteem pada remaja akhir Journal: Jurnal Psikologi Karakter. Jurnal Psikologi Karakter, 4(2), 469–473.
Sari, P., et al. (2019). Pengaruh pola asuh terhadap self-esteem remaja. Jurnal Keperawatan.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.