The Effect Of 20 Minute Walking Activity On Blood Reduction Among Pre-Elderly Hypertension
Pengaruh Aktivitas Jalan Kaki 20 Menit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pralansia Penderita Hipertensi
Keywords:
Jalan Kaki 20 Menit, Hipertensi, Pralansia, Tekanan DarahAbstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis tidak menular yang prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada kelompok pralansia (45–59 tahun), penurunan elastisitas pembuluh darah menjadi faktor utama penyebab kenaikan tekanan darah. Terapi non-farmakologis seperti aktivitas fisik jalan kaki 20 menit berpotensi meningkatkan vasodilatasi pembuluh darah sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Menganalisis pengaruh aktivitas jalan kaki 20 menit terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pralansia penderita hipertensi di Puskesmas Karangmukti. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-experiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasinya adalah pralansia penderita hipertensi di Puskesmas Karangmukti, dengan jumlah sampel 30 orang yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi jalan kaki 20 menit dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu. Instrumen penelitian berupa tensimeter digital dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil: Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum intervensi sebesar 147,00 mmHg dan sesudah intervensi turun menjadi 137,83 mmHg (selisih 9,17 mmHg). Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum intervensi sebesar 93,43 mmHg dan sesudah intervensi turun menjadi 87,70 mmHg (selisih 5,73 mmHg). Hasil uji paired sample t-test tekanan darah sistolik menunjukkan nilai p-value 0,000 (p < 0,05) dan hasil diastolik menunjukan p-value 0,000 (p < 0,05) terdapat pengaruh signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada tekanan darah systole maupun diastolik. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari aktivitas jalan kaki 20 menit terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pralansia penderita hipertensi di Puskesmas Karangmukti. Intervensi ini efektif direkomendasikan sebagai terapi komplementer non-farmakologis rutin. Saran: Diharapkan intervensi ini dijadikan program rutin di Puskesmas Karangmukti.
References
Fisik Latihan Jalan Kaki Terhadap Tekanan Darah Bagi Lansia Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(1), 54-58.
Alianza, W. A. (2024). Penerapan Terapi Jalan Kaki 20 Menit terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Sukomangu Kabupaten Wonogiri. Karya Tulis Ilmiah, Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Andi Saputra, H. S., & Dwi, S. (2024). Jalan Kaki Sebagai Salah Satu Faktor Dalam Menjaga Kesehatan Jantung. Jurnal Jendela Kesehatan, 5(1), 12-19.
Andika, G. A., Graharti, R., & Kedokteran, F. (2025). Panduan Terbaru Hipertensi: Sebuah Tinjauan Literatur Update on Hypertension Guidelines: A Literature Review. Jurnal Medika Malahayati, 15(4), 580-585.
Ayu, M. S. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat (JUMANTIK), 6(2), 131-
136.
Bani, N. A., Hassan, M. Z., Kaidi, H. M., Fazilah, N., Hashim, M., Dziyauddin, R. A., Musa, R., Suhot, A., Usman, S., Muhammad-Sukki, F., Abu-Shah, H., & Abubakar, A. (2020). Assessment of Health Status of the Elderly and Pre-Elderly at a Malaysia Elderly Care Centre. Journal of Advanced Research in Dynamical and Control Systems, 7(2018), 10-22.
Cahyani, A. (2023). Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Kaki Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Literature Review. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 2(1), 1-8.
Duhur, L., Leftungun, S. Y., Listriyani, A. S., & Manenti, D. A. (2020). Fasilitasi Kesehatan Pencegahan Hipertensi di Kampung Nangleng, Desa Karanggan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 2(3), 200-205.
Ervianti, Y., Pratiwi, T. F., Nofiah, N., & Khakim, L. N. (2026). Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Jombang. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 8(2), 2221-2226.
Husna, S. N., Imron, M. A., & Fatmawati, V. (2024). Perbedaan pengaruh resistance exercise dan aerobic exercise terhadap memori pada usia 45-59 tahun di Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Selomerto. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 2(2), 1022- 1028.
Idrus, S. N. Al. (2021). Pengaruh Jalan Kaki Dua Puluh Menit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 7(2), 69-76.
Ilara, J., Regina, A., Putri, C., & Mappanyukki,
A. A. (2025). The Effect of Walking On Reducing Blood Pressure In Hypertension Patients In Bontoraya Kelurahan. Journal of Nursing and Health Care, 6(1), 45-52.
Iqbal, M., & Handayani, S. (2022). Manajemen Non-Farmakologis dalam Pengendalian Tekanan Darah pada Hipertensi. Jurnal Keperawatan Klinis, 4(1), 33-40.
Judika, R., Hidayat, R., & Nurhayati, N. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi pada Usia Dewasa dan Pralansia. Jurnal Kesehatan Indonesia, 10(2), 88-95.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Panduan Perilaku CERDIK dan PATUH dalam Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kemenkes RI.