An Overview Of Self Care Behavior Among Heart Failure Patients At Pirngadi Hospital, Medan City
Keywords:
perilaku perawatan diri, pemeliharaan perawatan diri, manajemen perawatan diri, kepercayaan diri perawatan, Self Care Heart Failure IndexAbstract
Latar Belakang: Keberhasilan penanganan gagal jantung sangat ditentukan oleh kemampuan pasien menjalankan self care, karena praktik ini terbukti memperbaiki tanda dan gejala gagal jantung, kapasitas fungsional, kualitas hidup, morbiditas, serta prognosis penderita. Self care mencakup upaya menjaga kondisi fisik tetap stabil, mencegah perilaku yang dapat memperburuk penyakit, serta mengenali lebih dini tanda perburukan gagal jantung. Metode: Penelitian deskriptif dengan desain cross sectional dan teknik accidental sampling ini dilaksanakan di RSUD Pirngadi Kota Medan terhadap 70 responden, menggunakan instrumen Self Care Heart Failure Index untuk menilai self care behavior pasien berdasarkan nilai mean dari skor kuesioner yang mencakup tiga dimensi, yaitu self care maintenance, self care management, dan self care confidence. Hasil: Nilai rata-rata self care behavior dengan 55,7% responden tergolong memiliki self care behavior yang baik, ditopang oleh self care confidence yang baik (68,6%), meskipun self care maintenance (54,2% kurang) dan self care management (52,85% kurang) masih tergolong kurang. Responden didominasi laki-laki (55,7%), rata-rata berusia di atas 60 tahun, dengan mayoritas berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD). Simpulan dan Saran: Self care behavior pasien gagal jantung di RSUD Pirngadi Kota Medan secara umum tergolong baik, namun dimensi self care maintenance dan self care management masih perlu ditingkatkan. Penderita gagal jantung dianjurkan lebih aktif menggali informasi perawatan mandiri, sementara pelayanan kesehatan perlu memberikan edukasi serta pemantauan berkelanjutan terhadap pelaksanaan self care.
References
Bidwell, Julie T., Vellone, Ercole., Lyons, Karen S., Agostino, Fabio D., Riegel, Barbara., Vela, Juarez Raul., Hiatt, Shirin O., Alvaro, Rosaria., Lee, Christopher S. (2015). Determinants of Heart Failure Self Care Maintenance and Management in Patients and Caregivers: A Dyadic Analysis. Res Nurs Health, 38(5).
de Maria, M., Ausili, D., Lorini, S., Vellone, E., Riegel, B., Matarese, M. (2022). Patient Self Care and Caregiver Contribution to Patient Self Care of Chronic Conditions: What Is Dyadic and What It Is Not. Value in Health. Epub 2022 Mar 23.
Erwinata, Prinda S. (2018). Hubungan Antara Self Management dengan Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hasyyati S, Armiaty. (2018). Hubungan Perilaku Sehat: Kualitas Tidur dengan Self Care dengan Kualitas Hidup pasien gagal Jantung Rawat Jalan di Pusat jantung Terpadu RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Kristinawati, B., dkk. (2024). Tingkat dukungan keluarga terhadap efikasi diri pada penderita gagal jantung. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(6), 724–733.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2018). Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. (2020). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung. Edisi Kedua. Jakarta: PP PERKI.
Prahasti, S. D., Fauzi, L. (2021). Risiko Kematian Pasien Gagal Jantung Kongestif (GJK): Studi Kohort Retrospektif Berbasis Rumah Sakit. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(3), 388–395.
Prihatiningsih, Dwi., Sudyasih, Tiwi. (2018). Perawatan Diri pada Pasien Gagal Jantung. Jurnal Pendidikan Keperawaatan Indonesia, 4(2). Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.
Purnawati, Ditha A., Arofiati, Fitri., Relawati, Ambar. (2018). Pengaruh Supportive-Educative System terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 18(2).
Regitz-Zagrosek, V. (2020). Sex and Gender Differences in Heart Failure. International Journal of Heart Failure, 2(3), 157–181.
Riegel, B., Barbaranelli, C., Carlson, B., Sethares, K.A., Daus, M., Moser, D.K., Miller, J., Osokpo, O.H., Lee, S., Brown, S., Vellone, E. (2019). Psychometric Testing of the Revised Self-Care of Heart Failure Index. Journal of Cardiovascular Nursing, 34(2), 183–192.
Riegel, B., Dickson, V.V., Vellone, E. (2022). The Situation-Specific Theory of Heart Failure Self-Care: An Update on The Problem, Person, and Environmental Factors Influencing Heart Failure Self-Care. Journal of Cardiovascular Nursing, 37(6), 515–529.
Sari. (2024). Gambaran Karakteristik Pasien Gagal Jantung Berdasarkan Jenis Kelamin di RS Bandung Medan. Skripsi Program Studi Keperawatan.
Smeltzer, S.C., Bare, B.G. (2022). Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. Philadelphia: Wolters Kluwer/Lippincott.
Suharsono, T., Ulya, I., Yona, S., Siswanto, B.B. (2024). Initiation of self-care practices in heart failure patients: a phenomenological study. Jurnal Ners, 19(2), 222–230.
Widiyanto, A., Atmojo, J.T., Fajriah, A.S., Putri, S.I., Akbar, P.S. (2020). Pendidikan Kesehatan Pencegahan Hipertensi. Jurnal Empathy, 1(2), 172–181.